klik link di bawah ini..

Kamis, 03 Juli 2008



PPT]

SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA






Proses Pengeluaran

Berdasarkan zat yang dibuang, proses pengeluaran pada manusia dibedakan menjadi:

  • Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil pencernaan (feses)
  • Ekskresi: pengeluaran zat sisa hasil metabolisme (CO2, keringat dan urine)
  • Sekresi: pengeluaran getah yang masih berguna bagi tubuh (enzim dan hormon)





Sistem Ekskresi

  • Adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti:
  • Menghembuskan gas CO2 ketika kita bernafas
  • Berkeringat
  • Buang air kecil (urine)





Alat-alat Ekskresi

Alat-alat ekskresi pada manusia meliputi:

  • Ginjal
  • Hati
  • Kulit
  • Paru-paru





Ginjal (ren)

  • Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di depan sebelah kiri dan kanan tulang belakang bagian pinggang.





Struktur Ginjal

korteks

Medula/

Sumsum ginjal

glomerulus

Pembuluh kapiler

Arteri ginjal

Vena ginjal

ureter

Saluran pembawa

Hasil penyaringan






Struktur Ginjal

korteks

glomerulus

Pembuluh kapiler

Kulit Ginjal (korteks)

Pada Korteks terdapat banyak nefron atau penyaring.

Setiap nefron terdiri dari badan malpigi dan tubulus glomerulus.

Glomerulus merupakan anyaman pembuluh darah kapiler.

Glomerulus dibungkus oleh kapsula Bowman

Kapsula Bowman






Struktur Ginjal

Medula/

Sumsum ginjal

Sumsum Ginjal (medula)

Sumsum ginjal terdiri dari tubulus konturtus

tubulus konturtus






Struktur Ginjal

Arteri ginjal

Vena ginjal

ureter

Saluran pembawa

Hasil penyaringan

Rongga Ginjal (pelvis renalis)

Pada rongga ginjal bermuara pembuluh-pembuluh.

Dari tiap rongga keluar ureter.

Ureter berfungsi mengeluarkan dan menyalurkan urine ke kantung kemih






Fungsi Ginjal

Ginjal memiliki fungsi:

  • Menyaring darah sehingga menghasilkan urine
  • Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat)
  • Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula)
  • Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler
  • Mempertahankan keseimbangan asam dan basa





Pembentukan Urine

  • Filtrasi darah di dalam glomerulus menghasilkan filtrat glomerulus (urine primer)
  • Urine primer di reabsorsi di dalam tubulus konturtus proksimal untuk menyerap zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Dihasilkan filtrat tubulus (urine sekunder)
  • Urine sekunder di augmentasi didalam tubulus konturtus distal menghasilkan urine
  • Dalam keadaan normal urine mengandung air, urea,amonia, garam mineral, zat warna empedu, vitamin, obat-obatan dan hormon


glomerulus

Pembuluh kapiler

Arteri ginjal

Vena ginjal

ureter

Saluran pembawa

Hasil penyaringan

Konturtus






Hati (hepar)

  • Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma





Struktur Hati






Struktur Hati






Fungsi Hati

  • Hati menghasilkan empedu (bilus) yang mengandung zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa
  • Hati berfungsi:
  • Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
  • Mengatur kadar gula darah
  • Tempat pembentukan urea dari amonia
  • Menawarkan racun
  • Membentuk vitamin A dari provitamin A
  • Tempat pembentukan fibrinogen protrombin





Proses di dalam Hati

Sel darah merah yang sudah tua (histiosita) dipecah didalam hati.

Hb

Fe

Globin

Hemin

hati

Sumsum tulang

Metabolisme protein

Pembentukan Hb baru

bilirubin

urobilin

sterkobilin

urine

feses

USUS






Kulit (integumen)

  • Merupakan lapisan terluar tubuh manusia dan merupakan pelindung bagian dalam tubuh





Sruktur Kulit

Hipodermis

Korneum

lusidum

Granulosum

spinosum

Germinativum/basal






Fungsi Kulit

Kulit berfungsi sebagai:

  • Mengeluarkan keringat
  • Melindungi bagian dalam tubuh dari gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat kimia
  • Mengatur suhu tubuh
  • Menerima rangsangan dari luar
  • Mengurangi kehilangan air





Keringat

  • Kelenjar keringat menyerap air dan garam dari darah di pembuluh kapiler.
  • Keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50 mL/jam dalam keadaan normal)





Paru-paru (pulmo)

  • Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada.
  • Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2 + uap air
  • Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan





Struktur Paru-paru






Kelainan dan Penyakit

  • Albuminuria

Tanda: urine banyak mengandung albumin

Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati

Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah






Kelainan dan Penyakit

  • Hematuria

Tanda: urine mengandung darah

Penyebab: peradangan ginjal, batu ginjal dan kanker kandung kemih






Kelainan dan Penyakit

  • Nefrolitiasis (batu ginjal)

Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih

Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter

Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah






Kelainan dan Penyakit

  • Nefritis

Tanda: radang ginjal bagian nefron yang diawali peradangan glomerulus






Kelainan dan Penyakit

  • Gagal ginjal

Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah

Penyebab : nefritis (radang ginjal)

Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah

Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal






Kelainan dan Penyakit

Diabetes Insipidus

Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat)

Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH)

Akibat : sering buang urine

Pengobatan : pemberian ADH sintetik






Kelainan dan Penyakit

Diabetes Melitus

Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal

Penyebab : kekurangan hormon insulin

Akibat : luka sulit sembuh

Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah






Kelainan dan Penyakit

Hepatitis

Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh

Penyebab : virus

Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu

Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai.






Kelainan dan Penyakit

Sirosis Hati

Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati

Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati

Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian

Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati






Kelainan dan Penyakit

Gangren

Tanda: kematian jaringan lunak pada kaki atau tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam dan berbau busuk

Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis

Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, bagian terkena gangren harus diamputasi.






Kelainan dan Penyakit

Kencing Batu

Tanda: sulit buang urine

Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal

Pengobatan: pembedahan, obat-obatan dan penembakan dengan sinar laser


0 komentar: