klik link di bawah ini..

Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2008

Tinggi di Musim Pancaroba

BANYAK anggapan di balik penyakit cacar air (Varicella) yang ada benarnya. Misalnya orang hanya sekali saja seumur hidupnya mengalami penyakit yang satu ini karena adanya sistem kekebalan tubuh. Memang normalnya demikian, kecuali pada orang yang mempunyai tingkat kekebalan rendah (Immuno Compromise) seperti penderita HIV, kencing manis, kanker dan sebagainya. Hal tersebut dikemukakan dr. AAGP. Wiraguna, Sp.KK dari SMF Kulit dan Kelamin RS Sanglah.

Lebih lanjut dijelaskan, cacar air disebabkan virus varicella zoster. Virus ini ditularkan melalui udara. Gejalanya, adanya bintil berair (vesikula) yang menyebar ke seluruh tubuh. Bintil ini bisa mengenai semua bagian tubuh, termasuk kepala bahkan tenggorokan sehingga penderita jadi susah menelan. Karena penyakit ini disebabkan virus yang tidak bisa dibunuh bahkan bisa menyerang hingga paru-paru, penanganan yang dilakukan berdasarkan gejalanya.

Misalnya dengan meningkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin C, jaga hingga kulit kering baru diberi bedak. Ditambahkannya, satu kesalahan yang sering dilakukan kepada penderita cacar adalah memandikan pasien saat suhu tubuhnya masih panas. Padahal kulit pasien harus kering dulu. ''Banyak masyarakat memandikan penderita cacar dengan air bunga. Itu sebenarnya bertujuan menghilangkan bau badan penderita karena selama sakit tidak bisa mandi,'' jelasnya. Kesalahan lain, kata dia yakni mengutak atik wajah yang terkena cacar. Ini bisa mengakibatkan efek komplikasi sehingga saat sembuh muka menjadi bopeng.

Padahal seharusnya, kalau sudah sembuh, tidak boleh bopeng. ''Ya, kalau tampak bekas-bekas hitam masih wajarlah,'' ujar dokter yang ramah ini. Memang tidak ada cara menyembuhkan penyakit yang satu ini. Yang bisa dilakukan hanya mempercepat penyembuhan dengan memberikan obat anti virus.

Menurutnya virus Varicella akan selalu ada dalam tubuh, berada di tulang belakang. Reaktivasi virus ini dikenal dengan istilah herpes zoster atau yang dikenal masyarakat Bali dengan istilah penyakit tilas.

Ditambahkan Wiraguna, penyakit ini relatif tinggi terjadi pada peralihan musim atau pancaroba. Bagaimana mencegahnya?Ia menganjurkan, bila ada anggota keluarga menderita penyakit cacar air, usahakan tidak melakukan aktivitas bersama dengannya. Tanpa bermaksud mengucilkan, sebaiknya pasien tidur dalam kamar terpisah, tidak mamakai satu handuk bersama dan yang paling penting jaga kondisi badan.

Bagaimana cara menyembuhkan penyakit amendel?

Untuk perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut:

?Diusahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama demam.

?Jangan minum es, sirup, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.

?Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.

?Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.

?diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.

?Istirahat yang cukup.

?Sering cuci tangan untuk mencegah tertularnya penyakit.

Angkung untuk Mengobati Stroke

Istimewa

Mengatasi stroke dengan angkung kenapa tidak? Tapi karena harganya mahal, tak ada salahnya mencoba dengan ramuan akar daun dewa. Tumbuhan ini mudah didapat. Meramunya pun tidak terlalu sulit.

Stroke adalah terganggunya fungsi otak lantaran ada hambatan dalam aliran darah ke otak. Ia bisa menyerang siapa saja, dari bayi, anak-anak hingga dewasa. Menurut dr. Wendra Ali Sp.S, anggota Pusat kajian Otak Indonesia (PUSKOI) FKUI, sekitar 20 persen penderita stroke berusia antara 18 sampai 45 tahun. Sementara itu dr. Alfred Sutrisno Sp.BSA di sebuah simposium mengatakan bahwa stroke merupakan pembunuh manusia nomor tiga di dunia, setelah jantung dan kanker. Berdasarkan penelitian di Amerika ada 500.000 penderita stroke per tahunnya. Ada 144.000 penderitanya meninggal, dan 67 persennya mengalami kecacatan.

Lantas bagaimana mengatasinya? Diketahui ada beberapa cara mengobati stroke. Bila dengan tindakan medis, biasanya menggunakan obat R-TPA (Tissue Plasminogen Activator) dan heparin. Sementara itu, sebagian besar masyarakat Cina menyakini angkung bisa mengobati perdarahan otak dan penyumbatan pembuluh darah otak.

Obat Kaisar
Bila kita bicara mengenai kandungan angkung atau Angong Niuhuang Wan, hingga kini belum banyak orang tahu. Apalagi hasil uji klinisnya. Karena memang di negeri asalnya Cina, komposisi angkung sendiri tidak pernah disebutkan dengan jelas. "Biasanya bahasa komposisi yang digunakan adalah bahasa botani, yang kalau kita cari tidak akan pernah ada. Jadi hanya si pembuatnya saja yang mengetahui isi kandungannya. Lain dengan jamu-jamuan Indonesia yang begitu fair," sebut Sinshe Joe, pemilik Holistik Matol Optimal Health Care di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Pihak produsen di Indonesia sendiripun bila ditanya komposisi dalam tiap pil angkung tak ada yang bisa menjawabnya dengan pasti.

Karena hanya ada di Cina saja, harga angkung menjadi sangat mahal. Harga 1 kotak angkung yang berisi 1 pil bisa mencapai Rp. 250.000. Bahkan harga angkung mengikuti patokan rupiah terhadap dolar. Pernah seorang herbalis membeli untuk pasiennya dengan harga Rp. 375.000 per butir. Dari harganya yang mahal itu angkung dinyakini pula bisa mengobati radang selaput otak, radang paru, radang otak, disentri dengan kekurangan cairan tubuh, koma karena penyakit hati dan kejang pada anak-anak.

Sebenarnya angkung adalah obat bagi para kaisar dan orang-orang tertentu di daratan Cina sejak berabad-abad lalu. Makanya dulu rakyat biasa tak bisa memperolehnya. Selain mahal, obat itu tak bisa bermanfaat untuk sekali minum saja. Menurut pengalaman yang ada "Bagi orang dewasa yang terkena stroke parah bisa 1-20 kali sebutir sehari. Dan itu biasanya dikonsumsi hingga 6-8 hari. Tapi untuk kasus stroke ringan biasanya cukup 2 kali sebutir sehari," ujar Sinshe Joe lagi. Sinshe Joe menambahkan bahkan ada pasien yang sekarang telah berusia 99 tahun masih nampak segar dan semua giginya masih utuh berkat mengkonsumsi sebutir angkung tiap bulan.

Jangan Salah Yang Pilih
Karena mahalnya harga, serta sulitnya untuk membuat sendiri, kini ditemukan banyak angkung palsu. Makanya jangan sampai terkecoh hanya dengan melihat penampilan luar kotak pembungkus yang biasanya serupa. Untuk yang asli, setelah dibuka kotaknya akan berisi angkung yang dilapisi bungkus keemasan. Dan angkungnya sendiri mirip jenang Kudus yang lentur, bila dipatahkan akan sangat mudah sekali. Dan ketika diseduh dengan air panas akan cepat sekali larutnya bahkan tidak dalam hitungan 1 menit. Sementara untuk yang palsu ciri-ciri di atas sebaliknya. Yang asli masih disertai label dan hologram produsennya

Repotnya lagi bila mendapati angkung palsu setelah kita membuka kotak pembungkusnya, penjual tak mau terima kembali walau yang dibeli konsumen kedapatan palsu. Memang, biasanya angkung palsu masih mempunyai khasiat menyembuhkan. Hanya saja daya sembuhnya bisa 2 kali lipat lebih lama dari yang asli. Di Jakarta, obat angkung bisa diperoleh di toko-toko seperti di kawasan Glodok, Jakarta Kota

Tips mengatasi masalah perut buncit, sesuai bagi sesiapa yg boroi...hehe.


Minum Banyak Air

Jika perut penuh disebabkan oleh penyimpanan air, anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium/garam dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang dikeluarkan dari sistem tubuh. Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi hempedu efektif untuk mengeluarkan bahan toksin. Jangan kurangkan pengambilan air ketika berdiet, kerana banyak bahan yang sukar dicernakan dan akan menyebabkan perut menggelembung.


Mengurang Pengambilan Garam

Jangan makan gelojoh, kerana ketika anda menelan terlalu cepat, udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat mengakibatkan penggelembungan perut. Duduk ketika makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang t ida k terkunyah menjadi bahagian-bahagian kecil t ida k dapat dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan


Makan perlahan-lahan

Terlalu banyak garam dalam diet menambah lebih sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambatkan mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.


Pengambilan Serat

Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti epal dan pear yang memiliki banyak kandungan air.


Awasi Ubat-Ubatan

Perut yang mengembang adalah efek sampingan dari pengambilan ubat. Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang mengakibatkan sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.


Hindari Sembelit

Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Akibatnya perut terasa bertambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan pengambilan serat dari buah-buahan dan sayuran, amalkan secara berterusan untuk menghindari fermentasi dan pengeluaran gas yang berlebihan.

Bersenam

Olahraga atau bersenam akan membantu menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah di mana akan dikeluarkan sebagai peluh atau dibawa ke hempedu untuk dikeluarkan sebagai urin. Senaman yang disarankan seperti aerobik.



Aduiii..issssshhhh..pedasnya cili...

Di Balik Sepotong Belimbing Wuluh

Meskipun rasanya sangat masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degeneratif serta bisa digunakan sebagai obat luar.

Melihat sosoknya, tanaman dari keluarga Oxalidaceae itu, kurang menarik. Namun di balik sosoknya yang kurang menonjol, belimbing wuluh merupakan tanaman berkhasiat untuk mengatasi batuk, rematik, hingga tekanan darah tinggi.

Batuk Hingga Sariawan

Kebanyakan orang mengenal belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai tanaman pekarangan yang berbunga sepanjang tahun. Belum banyak yang tahu tanaman asal Amerika tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati aneka penyakit.

Selama ini, orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal, secara tradisional, tanaman ini banyak dimanfaatkan mengatasi berbagai penyakit; seperti batuk, diabetes, rematik, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, jerawat sampai tekanan darah tinggi.

Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkhasiat, antara lain saponin, tanin, glukosida, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida, dan kalium sitrat.

Untuk mengatasi batuk, diperlukan segenggam daun, setengah genggam bunga, dan tiga buah belimbing wuluh. Ketiga bahan itu kemudian direbus bersama-sama dalam tiga gelas air hingga tinggal dua gelas. Setelah disaring, minum air rebusan tiga kali sehari selama tiga hari sampai batuk mereda.

Untuk sakit gigi, ambil lima buah belimbing wuluh. Setelah dicuci bersih, kunyah belimbing dengan garam secukupnya. Ulangi beberapa kali sampai rasa sakit berkurang. Cara yang sama juga bisa diaplikasikan dalam mengatasi gusi berdarah. Makan saja dua buah belimbing wuluh hijau yang masih segar dengan garam secukupnya. Lakukan beberapa kali sampai rasa sakit mereda.

Untuk mengatasi sariawan, lain lagi caranya. Ambil delapan kuntum bunga serta asam jawa dan garam secukupnya. Agar rasanya lebih enak, boleh ditambah gula aren. Selanjutnya, rebus semua bahan dengan tiga gelas air sampai tinggal dua gelas. Saring air rebusan tersebut dan minum dua kali sehari selama dua hari hingga sariawan teratasi.

Sebagai Obat Luar

Buah belimbing wuluh segar juga berkhasiat untuk obat luar, seperti jerawat misalnya. Caranya, siapkan tiga buah belimbing wuluh segar. Cuci sampai bersih lalu parut dan campur sedikit garam. Tempelkan parutan belimbing pada kulit yang berjerawat. Lakukan terus dua kali sehari selama beberapa hari.

Untuk gondongan, setengah genggam daun belimbing wuluh ditumbuk bersama tiga gelondong bawang putih ukuran sedang. Selanjutnya, kompres bagian yang gondongan dengan ramuan tersebut dua kali sehari, sedikitnya dua hari berturut-turut atau sampai gondongan pulih.

Belimbing wuluh juga ampuh untuk meredakan rematik. Cuci segenggam daun lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan kapur sirih secukupnya dan oleskan pada bagian yang sakit. Lakukan dua kali sehari sampai rematik hilang.

Diabetes dan Darah Tinggi

Selain ampuh mengatasi berbagai penyakit “ringan”, belimbing wuluh juga efektif untuk meredakan penyakit degeneratif semisal diabetes dan tekanan darah tinggi. Untuk mengatasi diabetes, dibutuhkan sebanyak enam buah belimbing wuluh yang dicacah kasar. Selanjutnya, cacahan belimbing wuluh direbus dengan segelas air hingga tinggal setengahnya saja. Saring ramuan tersebut dan minum dua kali sehari hingga kadar gula darah normal.

Untuk mengatasi darah tinggi, siapkan tiga buah belimbing wuluh yang belum matang benar dan berukuran besar, lalu cuci dan parut. Selanjutnya, campurkan parutan buah belimbing dengan 25 gram biji srigading yang sudah dicuci. Masukkan ke dalam panci berisi empat gelas air lalu direbus. Setelah dingin, rebusan disaring. Minum air saringan itu sekali sehari satu gelas.

Jika kesulitan mencari biji srigading, langkah lain bisa ditempuh, dengan memarut tiga buah belimbing wuluh yang masih hijau kemudian ambil airnya. Minum sari belimbing wuluh sekali sehari pada pagi atau malam hari. Alternatif lainnya, iris tiga buah belimbing wuluh dan rebus dengan tiga gelas air dan sisakan setengahnya. Saring dan minum sekali sehari pada pagi atau malam hari.


KANKER: KALAU TAK BISA DIOPERASI, BAGAIMANA

Cara mengobati kanker secara tuntas adalah dengan

operasi. Tapi dewasa ini kanker yang dapat dioperasi

secara tuntas tidak sampai 1/3, mengapa? Ada beberapa

penyebabnya: (1) kanker dini tidak ada gejala khusus,

ketika terdiagnosis sudah stadium lanjut, kankernya

sudah sangat besar, atau lokasinya menyulitkan,

misalnya di dekat pembuluh darah besar, atau sudah

menyebar (metastasis), tidak dapat dioperasi lagi. (2)

kondisi fisik pasien lemah, atau menderita penyakit

lain seperti hipertensi, jantung koroner, fungsi

ginjal terganggu, dll. hingga tidak dapat menahan

tindakan bedah. (3) pasien atau keluarganya menolak

dioperasi.

Bagaimana cara menangani pasien demikian? Pertama-tama

harus berpegang pada motto &sayangilah kehidupan,

jangan putus asa*, dengan kasih dan tulus mengobati

setiap pasien. Ke dua, memanfaatkan berbagai metode

yang ada secara optimal, terutama teknologi terbaru,

dalam terapi secara kombinasi.

Dengan kemajuan iptek, dewasa ini sudah banyak cara

terapi baru bermunculan, khususnya metode berteknologi

tinggi, sehingga sebagian kanker yang tak dapat

dioperasi dapat dimusnahkan, setidaknya dapat

mengurangi jumlah sel kanker, dengan berkurangnya

beban sel kanker maka radioterapi dan kemoterapi dapat

digunakan. Metode baru itu meliputi metode transarteri

(jieru), dengan memasukkan kateter lewat pembuluh

darah hingga ke dekat kanker, pembuluh darah yang

memasok kanker disumbat, atau disuntikkan obat

antikanker ke dalamnya; imunoterapi yaitu meningkatkan

kemampuan sel kekebalan tubuh dalam membasmi sel

kanker; metode ablasi, yaitu dengan pembekuan,

pemanasan atau zat kimia secara langsung &menembak

mati kanker di tempat*, yang menonjol di antaranya

adalah metode krioablasi; ada lagi metode terapi

fotodinamik, yang juga dijuluki &peluru kendali*

fotokimia, yaitu dengan sinar laser mengaktifkan zat

khusus tertentu agar timbul reaksi kimia yang

mematikan sel kanker.

Secara klinis, metode terapi konvensional (termasuk

operasi, radioterapi dan kemoterapi) harus dipadukan

dengan teknologi canggih mutakhir, satu teknologi

canggih mutakhir harus dipadukan dengan teknologi

canggih mutakhir lain, terapi tradisional China (TCM)

dan kedokteran Barat harus dipadukan. Praktek klinis

kami menunjukkan, dengan &tiga perpaduan menjadi

satu* itu, 70%pasien kanker yang tidak dapat

dioperasi lagi setelah menjalani perpaduan terapi

tersebut dapat mengalami perbaikan, bahkan kesembuhan.

Satu contohnya adalah seorang anak kecil. Pada tanggal

23 November 2001 koran &Yangcheng Wanbao* di

Guangzhou, China, memuat satu artikel berjudul:

&Siapa mau membantu bocah Ming mengoperasi tumor

raksasanya?*. Seorang bocah bernama Ming Zai yang

berasal dari daerah pegunungan di sebelah Barat

Guangdong telah kami jemput untuk diobati ke RS kami.

Kondisi penyakitnya jauh lebih parah dari yang kami

bayangkan. Bocah 6 tahun itu tampaknya seperti berusia

4 tahun, tampak murung, suaranya lemah, pucat pasi,

berdiri tidak mantap, duduk tidak tegap, matanya

cekung, bola matanya redup, pipinya kurus, mulutnya

tidak dapat dibuka, di dasar rongga mulutnya terdapat

suatu tonjolan, gigi geliginya jarang dan tidak

teratur letaknya. Di bagian depan lehernya terdapat

satu benjolan besar sekali, permukaannya tertutup

kulit yang tipis mengkilap, pembuluh darah di bawah

kulitnya tampak jelas. Benjolan itu tidak mudah

digerakkan, bagian atasnya mencapai rahang bawah,

bagian bawahnya menyatu dengan dada atas, napasnya

memburu, frekuensi nadinya 140 kali per menit.

Hasil ronsen dan CT-scan menunjukkan: tulang gusi dan

rahang bawahnya sudah destruksi; di dalam benjolan itu

terlihat jaringan kulit dan folikel rambut, di

dalamnya tersebar gigi geligi. Di bawah mikroskop

terlihat banyak sel ganas. Diagnosisnya adalah

teratoma maligna. Tumor itu bukan hanya tumbuh ke

luar, tapi juga mendestruksi ke atas, merusak tulang

gusi dan bagian bawah rongga mulutnya, ke dalam juga

mendesak batang tenggorok dan kerongkongan. Napasnya

memburu, tidak dapat menelan makanan kering, karena

tumor itu menekan batang tenggorok dan

kerongkongannya.

Suatu sore tanggal 24 November 2001, para pakar

terkait dari berbagai RS di kota Guangzhou datang

memeriksanya. Hasilnya adalah operasi merupakan

satu-satunya cara membuang tuntas tumor itu, tapi saat

ini Ming Zai tidak dapat menerima operasi. Sebab: (1)

waktu operasi, perdarahan minimal 5000 mL, sedangkan

darah di dalam badannya hanya sekitar 1000 mL; (2)

tumor di leher, tidak dapat dilakukan intubasi, juga

tidak dapat dilakukan torakotomi, maka tidak dapat

dilakukan pembiusan; (3) tumor itu ganas, status gizi

dan pertumbuhan sang bocah buruk sekali, diperkirakan

umurnya tidak lebih dari 3 bulan, maka mungkin sebelum

selesai terapinya ia sudah meninggal. Dari aspek

perbandingan biaya-hasil, nilai terapinya tidak besar.

Tapi, menghadapi akan hilangnya satu jiwa, kami

bertekad untuk melakukan terapi, tidak putus asa.

Operasi tidak mungkin, kami menggunakan metode

nonoperasi. Melalui infus transarteri, radiasi, terapi

panas dan krioablasi argon-helium dan perpaduan

teknologi canggih lainnya, tumor Ming Zai secara

bertahap menyusut hingga lenyap. Kini Ming Zai sudah

pulih total, sedang bersekolah lagi.

Kalau bukan karena motto &menyayangi jiwa, tidak

pernah putus asa* dan menggunakan perpaduan berbagai

metode teknologi canggih, jiwa yang nyaris hilang itu

tidak mungkin berhasil ditolong.

JENIS-JENIS KANKER

Penderita Kanker Kebanyakan Perempuan



SETIAP orang berpotensi punya kanker. Maka tentu ada baiknya kita mengenal jenis-jenis kanker. Secara garis besar, para ahli kanker membagi penyakit mematikan ini menjadi dua jenis, yakni kanker solid dan kanker non-solid atau berupa cairan.

Kanker jenis solid sendiri terdiri dari beberapa jenis, yakni: kanker payudara, kanker otak, kanker tulang, kanker hati, hingga kanker paru.

Sedang kanker jenis non-solid hanya ada kanker darah atau istilah kedokteran sering disebut leukemia. Kanker darah ini terjadi akibat sel darah putih membelah diri tak beraturan sehingga terjadi kerusakan sel darah merah.

Di Indonesia ada sepuluh macam kanker yang paling banyak diderita warganya, yakni: kanker mulut rahim, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker hati, kanker kelenjar getah bening, kanker darah, kanker ginjal, kanker kulit, kanker usus besar, dan kanker prostat.

Data bagian radiologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyebutkan penyakit kanker yang banyak menyerang orang Indonesia saat ini adalah kanker mulut rahim yakni mencapai 17%, kanker payudara sebanyak 11%, kanker kulit sebanyak 7% dan kanker nasofaring sebanyak 5%. Sedang sisanya adalah kanker hati, kanker paru, dan leukemia.

"Yang memprihatinkan, rata-rata penyakit kanker ini menyerang sepuluh dari 100.000 penduduk Indonesia saat ini," ujar Sutjipto, ahli penyakit kanker di Rumah Sakit Dharmais.

Menurut dia, dari sepuluh jenis kanker itu secara kuantitas kanker payudara dan kanker mulut rahim merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita, baik di Indonesia maupun di dunia. "Kebanyakan penderitanya adalah perempuan," ujar Sutjipto. Sayang masih banyak kaum ibu tidak waspada terhadap bahaya kedua kanker itu.

Sedang jenis kanker yang paling banyak menyerang lelaki adalah kanker prostat, kanker paru, dan kanker usus besar.

Kata Sutjipto, secara genetik kekebalan tubuh lelaki dan perempuan sebetulnya sama. Tapi, secara hormonal beda. Itu sebabnya pengidap kanker kebanyakan adalah wanita, yakni penderita kanker leher rahim dan kanker payudara.

Penyakit kanker dewasa ini telah menjadi hal yang paling menakutkan karena merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit jantung berdasarkan data WHO. Kebanyakan kematian yang disebabkan kanker dikarenakan keterlambatan pendiagnosaan dan penanganan akibat kurangnya informasi mengenai kanker.

Karena kebutuhan pengetahuan dan informasi tentang kanker inilah maka dibuat suatu sistem informasi yaitu Sistem Informasi dan Konsultasi Kanker yang akan memberikan informasi secara jelas mengenai kanker antara lain tentang pengertian kanker, jenis-jenis kanker, gejala kanker dan pengobatan kanker.

Sistem informasi dan konsultasi kanker ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL. Sistem ini selain menyediakan informasi tentang kanker juga menyediakan fasilitas konsultasi bagi yang ingin menanyakan hal-hal tentang penyakit kanker. Sistem ini juga menyediakan beberapa fasilitas tambahan antara lain artikel atau berita tentang kanker, agenda kegiatan yang berkaitan dengan kanker baik yang diadakan oleh yayasan maupun pihak luar.

Dengan adanya sistem informasi ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan yang cukup tentang penyakit kanker kepada masyarakat umum.

KANKER

Orang Inggris menyebutnya CANCER. Kita menyebutnya KANKER. Kata Cancer
mengingatkan kita pada salah satu bintang Horoskop untuk yang lahir
tanggal 23 Juni – 23 Juli. Simbolnya adalah kepiting. Dalam Ilmu
Penyakit (Patologi) kanker adalah neoplasma yang ganas. Neoplasma adalah
perbanyakan, pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang abnormal,
mungkin tidak terkendalikan oleh mekanisme fisiologis yang ada dalam tubuh
kita. Kanker dapat meluas ke jaringan sekitarnya yang terdekat, atau
bahkan ke bagian tubuh lain yang jauh dari kanker itu berada. Memang,
kalau seluruh tubuh suatu kanker itu dapat diambil, tubuh kanker beserta
akar-akarnya itu mirip seekor kepiting.

Kanker dibedakan dengan TUMOR. Tumor adalah neoplasma yang jinak. Dalam
batas-batas tertentu, tubuh masih mampu membatasi pertumbuhan dan
perkembangan neoplasma itu, misalnya dengan membentuk kapsul atau dinding
pembatas yang tegas antara tumor dan jaringan sehat di sekitarnya. Secara
awam, pengertian tumor sama dengan benjolan abnormal yang terjadi pada
atau dalam tubuh kita. Misalnya, benjolan akibat trauma kena pukul,
terbentur sesuatu, pendarahan bawah kulit dan sebagainya.

Jenis-jenis kanker sangat banyak. Penyakit ini diklasifikasikan dan
diberi nama menurut acuan Internasional. Misalnya dengan sebutan
‘Karsinoma’ untuk kanker pada sel-sel kelenjar kulit dan sebagainya, contoh
: Carcinoma mammae untuk kanker payudara. Untuk sel-sel jaringan kanker
diberi sebutan ‘Sarcoma’, contoh : jaringan tulang dan jaringan
linfatik, masing-masing dinamakan osteosarkoma dan limfosarkoma. Ada juga
nama khusus misalnya Leukimia untuk kanker darah.

Kriteria diagnostik kanker ditetapkan atas dasar gambaran klinis,;
keluhan dan gejala-gejala, serta gambaran anatomiknya yang tentu beragam
berdasarkan jenis dan lokasi kanker.; berat-ringan dan komplikasi
penyakit. Gambaran patologis anatomik meliputi gambaran makroskopik yaitu
berupa benjolan abnormal pada permukaan atau di dalam tubuh yang tidak
jelas batas-batasnya, tidak terbungkus dalam kapsul. Diagnostik pasti
mungkin diperoleh setelah dilakukan biopsi dan kemudian diproses dan
diperiksa secara mikroanatomik. Misalnya, dibawah mikroskop terlihat ada
sel-sel kanker tampak tidak khas bentuknya, terkesan kehilangan kemampuan
dalam berdiferensiasi dan tidak menentu arah perluasannya. Selain itu,
kanker sering mengalami metastasis yaitu meluas ke bagian tubuh lain
lewat peredaran darah. Diagnosis kanker dapat lebih cepat dilakukan dengan
bantuan pemeriksaan cairan tubuh, darah dan sebagainya untuk
jenis-jenis kanker tertentu.

Penyebab kanker sangat bermacam-macam, sebagian besar sulit atau tidak
dapat ditetapkan secara pasti. Kelompok penyebab kanker yang dikenal,
yaitu :
1. Karsinogen bahan kimia
2. Virus onkogenik
3. Energi radiasi
4. Karsinogen

Karsinogen kimia utama meliputi karsinogen langsung. Seperti
dimetilsufat, sejumlah obat-obat anti kanker, dan sebagainya. Ada bahan
prokarsinogen yang memacu secara tidak langsung terjadinya sel-sel kanker,
dan
ada bahan tumbuhan alam dan hasil mikroba, pemacu kanker misalnya
alfatoksin B1, kacang betel, dsb. Bahan kimia utama lain adalah insektisida,
fungisida, vinil klorida, dll. Sejumlah virus mungkin dapat menyebabkan
kanker misalnya virus DNA, Virus Herpes dan Virus Hepatitis B. energi
radiasi sinar dan juga bahan-bahan tertentu dapat menginduksi terjadinya
sel-sel kanker, misalnya : sinar UV, sinar-X, pemecahan nuklir dan
radionuklida. Jadi kita ini berada dalam lingkungan yang bisa menyebabkan
kanker!

Tidak semua orang dapat terkena kanker. Ada faktor-faktor resiko yang
memungkinkan seseorang terkena kanker, yaitu : terkena paparan
karsinogen dari 4 kelompok tersebut dalam jangka waktu panjang, ada faktor
genetik atau famili, ditambah dengan faktor stress berkepanjangan. Dengan
diketahuinya penyebab dan faktor-faktor resiko tersebut, tindakan
pencegahan dan kewaspadaan dini lebih mudah dilakukan. Minimal stadium dini
penyakit kanker dapat dideteksi untuk secepatnya dilakukan tindakan
terapetik.

Secara medis, tindakan terapetik meliputi berbagai pilihan. Tindakan
bisa spesifik dengan khemoterapi atau obat-obat kimia. Terapi kanker ada
yang tidak spesifik benar, misalnya dengan radiasi atau pembedahan.
Kombinasi keduanya, khemoterapi dan radiasi atau pembedahan mungkin juga
dilakukan sesuai indikasinya.
Selain itu, terapi gizi yang sifatnya suportif untuk meningkatkan daya
tahan tubuh juga secara langsung membantu penyembuhan dan pemulihan
kesehatan penderita. Terapi ini juga meminimalkan efek samping dari terapi
medis serta dapat mempercepat penyembuhannya.

Khasiat Sarang Semut
Print E-mail

Penyakit yang Dapat Disembuhkan

Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat meyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migren, rematik dan leukemia. Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

1. Kanker dan tumor

Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

2. Gangguan jantung, terutama jantung koroner

Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

3. Stroke ringan maupun berat

Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

4. Ambeien (wasir)

Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

5. Benjolan-benjolan dalam payudara

Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

6. Gangguan fungsi ginjal dan prostat

Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

7. Haid dan keputihan

Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

8. Melancarkan peredaran darah

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam sarang memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

9. Migren (sakit kepala sebelah)

Untuk pengobatan migren berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

10. Penyakit paru-paru (TBC)

Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

11. Rematik (encok)

Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

12. Gangguan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin

Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

13. Sakit maag

Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.

Manfaat Tambahan Sarang Semut

Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

1. Melancarkan dan meningkatkan ASI

Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan kewanitaan (sari rapet).

2. Memulihkan gairah seksual

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

3. Memulihkan stamina tubuh

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dais tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

(Sumber: Buku "Gempur Penyakit dengan Sarang Semut" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)

Jenis - Jenis Kanker Rahim


Cukup banyak jenis kanker rahim. Tapi, jelas Nasdaldy ada tiga jenis yang
paling banyak menyerang wanita; kanker serviks (leher rahim), kanker
ovarium
(indung telur), dan kanker endometrium (badan rahim).
1. KANKER SERVIKS

* Gejala
Terdapat keputihan berlebihan, berbau busuk, dan tidak
sembuh-sembuh. Memang, tak semua keputihan pertanda ada kanker. Sebab,
keputihan pun bisa karena ada rangsangan lain. "Karena itu, kalau timbul
keputihan abnormal sebaiknya periksa ke dokter, apakah itu kanker atau
bukan."
Gejala lain, terdapat perdarahan di luar siklus haid. "Terutama
perdarahan setelah berhubungan intim." Untuk memastikannya harus diperiksa
dokter, karena perdarahan bisa juga terjadi akibat gangguan keseimbangan
hormon.
Bila kanker sudah mencapai stadium 3 ke atas, maka akan terjadi
pembengkakan di berbagai anggota tubuh, seperti di paha, betis, tangan, dan
sebagainya. Tapi, jika masih prakanker justru tak ada gejala.
* Deteksi Dini
Bagi wanita yang telah berhubungan seks, lakukan pemeriksaan
Pap's
smear; mengambil getah serviks dari vagina yang akan diperiksa ahli
patologi. "Pap's smear bisa mendeteksi prakanker sampai kanker sehingga
memungkinkan dilakukan pengobatan cepat dan tepat." Lakukan pemeriksaan
secara berkala, setahun sekali. Toh, tidak mahal. Bahkan di puskesmas pun
bisa.
* Pengobatan
Yang utama lewat operasi; sederhana, besar, khusus. Operasi
sederhana dilakukan pada tingkat stadium awal, yang disebut dengan konisasi
(pemotongan rahim seperti kerucut). Karena dalam stadium awal (prakanker)
dari nol hingga 1A. "Kanker masih berada di sel-sel selaput lendir."
Operasi
dilakukan bila pasien masih ingin hamil. Bila tak ingin hamil lagi akan
dilakukan histerektomi simple (rahim diangkat semua). Tujuannya agar kanker
tak kambuh lagi.
Histerektomi radikal akan dilakukan bila kanker sudah stadium 1B
sampai 2A/2B. "Seluruh rahim diangkat berikut sepertiga vagina, serta
penggantung rahim akan dipotong hingga sedekat mungkin dengan dinding
panggul. Indung telur bisa diangkat atau tidak tergantung usia pasien. Bila
masih haid, indung telur akan ditinggal." Kendati vagina dipotong tak
berarti tak bisa berhubungan seks, lo. "Awalnya akan terasa tak enak karena
vagina lebih pendek, tapi pada akhirnya akan terbiasa juga, kok." Nah, bila
kanker serviks sudah berada dalam stadium 2B ke atas, operasi tak lagi bisa
dilakukan, melainkan dengan radiasi atau penyinaran. Sayangnya, penyinaran
memiliki komplikasi; indung telur ikut mati terkena radiasi. "Akibatnya
hormon pun mati. Padahal hormon diperlukan untuk gairah seksual dan haid.
Juga mencegah osteroporosis dan jantung."
Komplikasi lainnya, dalam penyinaran bukan enggak mungkin
terkena
organ lain, semisal dubur dan saluran kencing. Terkadang terjadi luka bakar
pada dubur dan terjadi diare atau perdarahan terus. "Kalau terjadi

demikian, maka dubur atau saluran kencing harus diangkat. Sebagai gantinya
akan dibuatkan dubur atau saluran kencing baru lewat perut."
Bahkan, akibat penyinaran vagina pun menjadi kaku, sehingga
penderita tak bisa berhubungan seks. "Lain dengan operasi, kendati vagina
diangkat sepertiganya tapi masih tetap bisa berhubungan seks."
Belum lagi bila ternyata tumor resisten terhadap penyinaran,
sehingga berapa pun banyaknya penyinaran, tumornya tetap ada. Padahal
komplikasi penyinaran, kan, sangat banyak. Itu sebabnya radiasi dilakukan
bila tak ada pilihan lain.
Pengobatan berikutnya, kemoterapi; dilakukan bila operasi dan
radiasi tidak memungkinkan lagi. Semisal, dalam setahun sudah pernah
diradiasi, sehingga tak mungkin dilakukan radiasi lagi karena dikhawatirkan
terjadi komplikasi. Sayangnya, kemoterapi sangat mahal biayanya.
2. KANKER OVARIUM

* Gejala
Perut terasa begah, kembung, tidak nyaman. "Tapi gejala ini
tidak
spesifik. Bahkan, kebanyakan justru tak merasakan gejala apa-apa." Gejala
selanjutnya perut membesar, terasa ada benjolan, nyeri panggul, gangguan
BAB/BAK akibat penekanan pada saluran pencernaan dan saluran kencing.
Bahkan
pada keadaan yang lebih lanjut, dapat terjadi penimbunan cairan di rongga
perut sampai mengalir ke rongga dada, sehingga perut tampak sangat
membuncit. "Terkadang disertai sesak napas. Kalau sudah demikian, biasanya
sudah terlambat ditangani."
* Deteksi Dini
Kerap terjadi keterlambatan deteksi akibat sulit mendeteksinya
pada
stadium dini. "Karena lokasi ovarium berada di dalam rongga panggul,
sehingga tak terlihat dari luar."
Biasanya kanker ditemukan lewat pemeriksaan dalam. Bila
ditemukan
kista, maka akan di-USG, apakah terdapat tanda-tanda kanker atau tidak.
"Memang tak semua kista akan jadi kanker. Kista yang mengarah kanker
biasanya berlokus-lokus atau bersekat-sekat. Juga dindingnya tebal dan
tidak
teratur.
Pemeriksaan lainnya, CT-Scan dan tumor marker (pertanda tumor)
lewat
pemeriksaan darah.
* Pengobatan
Dilakukan operasi yang dilanjutkan dengan terapi. Komplikasinya,
mual, muntah, atau rambut rontok. Kemoterapi tidak diberikan pada penderita
stadium awal.

3. KANKER ENDOMETRIUM

* Gejala
Terdapat perdarahan, terutama pada pasca menopause atau di luar masa haid.
Juga bila haidnya sangat lama dan banyak. "Karena dengan haid lama dan
banyak, maka berarti endometriumnya semakin menebal, kan?"
* Deteksi Dini
Karena gejala awal berupa perdarahan, maka umumnya penderita
lebih
awal melakukan pemeriksaan sehingga sebagian besar penyakit ini diketahui
pada stadium awal.
Pemeriksaan USG dilakukan untuk melihat ketebalan dinding
edometrium. Selanjutnya dilakukan kuretase. "Cairannya akan dibawa ke
patologi untuk dilihat apakah kanker atau bukan."
* Pengobatan
Operasi yang dilanjutkan dengan radiasi atau kemoterapi.

Pada waktu kanker menyerang bagian tubuh yang paling jelas terlihat.

Kanker kepala dan leher adalah jenis-jenis kanker yang paling sulit untuk diobati.
Kanker kepala dan leher, seperti namanya, adalah istilah yang biasa digunakan untuk menggambarkan sejumlah tumor ganas (bersifat kanker) yang tumbuh pada jaringan ataupun organ manapun di bagian kepala dan leher, seperti kanker pada mulut, tenggorokan, sinus, lubang pernapasan, pangkal tenggorokan dan kelenjar ludah.

Di dunia, enam puluh persen dari seluruh kasus kanker merupakan kanker kepala dan leher, dan jenis kanker umumnya diderita kaum pria, dan juga mereka yang berusia lebih 50 tahun keatas. Di Malaysia contohnya, kanker nasofarink merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh kaum pria sepanjang 2003. Terkait erat dengan penggunaan tembakau dan alkohol, kanker kepala dan leher biasanya lebih banyak ditemukan di negara-negara dengan tingkat konsumsi tembakau dan alkohol yang lebih tinggi.

Lebih dari 90 persen kanker kepala dan leher mulai tumbuh pada sel-sel yang membentuk permukaan mukosal pada daerah kepala dan leher. Karena pada umumnya sel-sel mukosal terlihat seperti sirip (skuamus) di bawah mikroskop, kanker kepala dan leher sering disebut sebagai karsinoma sel skuamus (squamous cell carcinomas).

Melemahkan, merusakan dan mematikan
Sekitar 75 persen dari pasien kanker kepala dan leher mengunjungi ahli kesehatan mereka untuk pertama kalinya dengan kanker yang sudah bertahap tinggi, sehingga kemungkinan untuk sembuh pun jauh lebih rendah. Penyebabnya adalah tanda-tanda awal dari kanker kepala dan leher seringkali diabaikan. Tingkat kelangsungan hidup selama lima tahun untuk pasien-pasien yang menderita tumor yang tidak bisa disembuhkan dengan jalan operasi hanyalah sekitar 15 sampai 25 persen.

Penderita kanker kepala dan leher juga mengalami penurunan kualitas hidup yang drastic. Dikarenakan oleh lokasi para penderita kanker ini, pasien-pasien sering mengalami kehilangan fungsi dasar tubuh, seperti berbicara, mengunyah/makan, bernapas dan fungsi syaraf muka. Raut wajah mereka pun dirusak oleh pertumbuhan tumor.

Salah satu dari institusi-institusi ternama di Asia dalam perawatan kanker kepala dan leher adalah Pusat Kanker Nasional Singapura (National Cancer Centre of Singapore – NCCS). Didirikan pada tahun 1999 sebagai sebuah pusat kanker lengkap yang menawarkan pelayanan menyeluruh kepada warganegara Singapura, institusi ini telah mengembangkan wilayah cakupannya dan menerima lebih dari 1570 pasien asing setiap tahunnya. NCCS terutama dikenal untuk keahliannya dalam pengobatan jenis-jenis kanker yang lebih rumit, seperti kanker hati, kanker kepala dan leher, dan kanker paru-paru. Sekitar dua pertiga dari seluruh kanker jenis ini di Singapura ditangani oleh NCSS.

Diagnosa dan perawatan
Di NCCS, diagnosa untuk kanker kepala dan leher biasanya berawal dengan pemeriksaan badan. Tes-tes selanjutnya termasuk penggunaan endoskop untuk memeriksa bagian dalam tubuh, pemeriksaan tomografi komputer (CT Scan), pencitraan resonan magnetik (MRI) atau PET scan. Sampel darah, sampel air seni, ataupun sampel sebuah jaringan kemudian diambil untuk memastikan jenis tumor.

A/Prof London Lucien Ooi, Kepala Hepatobiliari, Bedah Onkologi dan Kepala Bedah Hepatobiliari di Pusat Kanker Nasional Singapura (National Cancer Centre Singapore – NCSS), mengatakan, "Diagnosa yang dini dan akurat sangatlah penting untuk menjamin hasil yang baik bagi sang pasien, karena itulah kami menitikberatkan hal ini," kata A/Prof Ooi. "Hal ini memungkinkan kita untuk merancang pilihan-pilihan pengobatan yang terbaik sehingga dapat mengatasi kanker secara efektif."

Untuk kanker kepala dan leher, Terapi Radiasi Bermodulasi Intensitas (Intensity Modulated Radiation Therapy – IMRT) merupakan metode pengobatan yang utama. Teknologi yang canggih untuk melawan kanker ini menggunakan akselerator x-ray yang dikendalikan oleh komputer untuk menghasilkan dosis radiasi berintensitas tinggi ke sebuah tumor, dengan membatasi terkenanya radiasi pada jaringan normal di sekitarnya. Perawatan ini dirancang secara hati-hati dengan menggunakan gambar-gambar CT 3 dimensi untuk menghitung pola intensitas dosis sang pasien. Hasil akhirnya adalah sel kanker dimusnahkan sedangkan sel-sel sehat tidak dirusak sehingga mengurangi efek samping pada para pasien. NCCS adalah yang pertama di Asia Tenggara yang menggunakan IMRT.

Di NCCS, sebuah tim yang berspesialisasi khusus dalam kanker kepala dan leher terlibat dalam proses IMRT, termasuk ahli onkologi radiasi, ahli fisika radiasi kedokteran, ahli dosimetri, ahli terapi radiasi dan juru rawat terapi radiasi.

Tergantung pada tahapan dari kanker kepala dan leher yang diderita, dokter mungkin juga menganjurkan untuk menjalani operasi. Pembedahan untuk kanker kepala dan leher adalah pembedahan yang sangat sulit dengan resiko komplikasi yang tinggi, dan sering disebut oleh para ahli bedah sebagai "pembedahan tingkat tinggi". Oleh karena itu, para pasien perlu memilih pusat kanker yang telah sering menangani kasus-kasus kanker kepala dan leher, karena ini berarti para dokter spesialis di sana telah memiliki pengalaman yang lebih dalam pengobatan kanker kepala dan leher.

Pendeteksian dini merupakan upaya pencegahan yang terbaik
Ms. FH Lee, seorang warganegara Australia yang tinggal di Kuala Lumpur pada awal tahun 1999 merasa heran akan sariawan di lidahnya yang tidak kunjung sembuh. Biopsi yang dilakukan tidak mendeteksi adanya kanker. Setelah berkonsultasi dengan seorang dokter ahli gigi lain, ia menjalani operasi. Hanya pada tahun 1999 ia mendapati bahwa ia menderita kanker lidah dengan tahapan awal dan segera menemui Prof Soo Khee Chee, Direktur NCCS, untuk menerima perawatan untuk mengobati kanker mulut yang dideritanya. Ia mendengar tengan Prof Soo dari para dokter ahli penyakit dalam di KL sewaktu sariawan di lidahnya tidak kunjung sembuh.

Prof Soo mengatakan, "Kanker kepala dan leher cepat berkembang menjadi sesuatu yang lazim di kawasan Asia, terutama di antara orang-orang yang sering merokok dan mengkonsumsi alkohol. Setiap pengobatan kanker bersifat unik dan anda memerlukan beberapa ahli untuk memilih perawatan yang paling tepat dan optimal. Pada kasus Ms Lee, kami memilih untuk melakukan pembedahan daripada radioterapi karena kankernya masih di tahapan awal dan kami bahkan tidak perlu menyuruhnya untuk menjalani kemoterapi setelah pembedahan.

Sekarang, Ms Lee merasa senang kunjungan-kunjungan tahunannya ke NCCS, menunjukan tidak adanya tanda-tanda kanker. Ia telah memulai gaya hidup yang sehat, melibatkan diri dalam penerbangan berkeliling dunia untuk menemui sanak saudara.Ia mengatakan, "Saya amat senang karena medapatkan dokter-dokter dengan segudang pengalaman dalam pengobatan jenis kanker ini untuk mengoperasi saya. Ini memberikan saya rasa yakin untuk percaya bahwa mereka bisa menyembuhkan saya dan menyelamatkan nyawa saya, dengan menggunakan pengobatan yang paling baik untuk kondisi saya. Saran saya untuk para pasien kanker kepala dan leher dan keluarga mereka? "Mencari dokter spesialis yang tepat untuk memeriksakan masalah yang dialami dengan baik dan mendapatkan perawatan sedini mungkin amatlah penting."

Kanker

Tembakau Bisa Sebabkan Kanker

Penyakit kanker, bukan lagi menjadi hal yang baru jika kabarnya mampu merengut nyawa seseorang. Namun sayangnya, ketika penyakit yang satu ini banyak mendera kaum wanita, banyak dari wanita sendiri yang kurang menyadari apa saja bagian tubuh yang berkemungkinan mengalami kanker serta kurang mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengatasinya.

Hingga saat ini, para ilmuwan pun masih belum menemukan penyebab pasti dari kebanyakan kasus kanker yang muncul. Penyakit ini sendiri masuk dalam kategori jenis penyakit dengan ciri khas pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan meluas sebagai bentuk sel-sel yang tidak lazim. Apabila perluasannya tidak dikontrol, jenis penyakit inipun mampu bersifat mematikan.

Penyebabnya bisa dari dalam dan luar. Dari dalam, bisa berasal dari pengaruh mutasi, hormonal, kondisi sistemimun tubuh dan mutasi akibat proses metabolisme. Sedangkan dari luar, kanker dapat disebabkan pengaruh dari tembakau, bahan-bahan kimia, radiasi, dan mahluk-mahluk organisme yang bersifat infeksi. Jika kedua penyebab ini bekerja secara bersamaan, mampu menghasilkan sebuah proses yang dapat memicu timbulnya kanker.

Namun demikian untuk kaum wanita patut mengetahui beberpa hal seputar kanker. Misalnya, tentang jenis-jenis kanker yang biasanya banyak dialami oleh kaum wanita. Ada beberapa jenis kanker yang umum kerap menjadi keluhan langganan di kalangan wanita.

Jenis kanker yang paling banyak disebut pada wanita adalah kanker payudara. Sel kanker ini yang pertama dapat tumbuh menjadi tumor sebesar 1 cm pada waktu 8 sampai 12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh. Kapan penyebaran itu berlangsung, sulit untuk diketahui. Sel kanker payudara dapat bersembunyi di dalam tubuh kita selama bertahun-tahun tanpa kita ketahui, dan tiba-tiba aktif menjadi tumor ganas atau kanker.

Untuk pencegahan, sering lakukan pemeriksaan dengan meraba apakah ada benjolan yang terasa pada payudara. Pemeriksaan ini dilakukan setelah masa menstruasi. Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna.

Bila ditemukan adanya benjolan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan mammografie. Mammografie adalah pemeriksaan payudara dengan alat rontgen dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit, dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mammografie adalah seminggu setelah selesai menstruasi.

Kanker lainnya yang cukup sering menyerang wanita adalah kanker indung telur. Meski lebih sering diderita oleh para wanita yang berusia lebih dari 50, kanker ini sebenarnya dapat menyerang wanita dari kelompok usia yang lebih muda. Karena tanda dan gejalanya tidak jelas, kanker indung telur sering kali baru terdiagnosa pada stadium yang lebih lanjut dimana massa tumor sudah mulai menekan organ-organ di sekitarnya.

Namun, tanda dan gejala kanker indung telur dapat berupa rasa tidak enak di perut, gangguan saluran cerna yang terus-menerus, seperti diare, kembung, atau sembelit, rasa nyeri dan berat di rongga panggul, peningkatan atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya, pembengkakan perut yang tidak nyeri, pendarahan melalui vagina yang tidak lazim, mual-mual, kehilangan nafsu makan, sering buang air kecil, sesak napas, demam, sampai nyeri saat berhubungan intim.

Seseorang dapat beresiko mengalami kanker indung telur, bisa dikarenakan oleh beberapa hal, seperti wanita yang memasuki masa menopause, para wanita yang mulai datang bulan sebelum usia 12, tidak memiliki anak atau memilikinya setelah usia 30, dan atau mengalami menopause setelah usia 50, penggunaan obat-obat kesuburan, riwayat kanker indung telur dalam keluarga, sampai riwayat kanker payudara.

Untuk mengeceknya apakah kita beresiko mengalami kanker ini, para wanita hendaknya melakukan pemeriksaan fisik dan panggul secara rutin setiap tahun. Dalam pemeriksaan tersebut, dokter akan menilai keadaan kedua indung telur dan rahim untuk mengetahui ukuran, bentuk, dan konsistensinya. (ika/bbs)

Lakukan Skrening Sejak Dini

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika kita mampu mengetahui lebih awal untuk mencegah atau mengobatinya, kanker pun dapat dicegah daripada di kemudian hari justru mampu merengut nyawa terlebih dahulu.

Satu dari proses pencegahan tersebut adalah dengan menjalankan program skrening. Langkah-langkahnya dimulai dari informasi, edukasi, deteksi awal, preventif, dan terapi yang adekuat. Khusus untuk para wanita penekanan program skrening ini meliputi skrening untuk kanker leher rahim (kanker serviks), kanker kandungan dan kanker ovarium.

Untuk program skrening kanker leher rahim atau kanker serviks, dapat dilakukan melalui pap smear mulai umur 21 tahun atau segera setelah melakukan hubungan seksual. Pap smear dapat dilakukan setiap tahun secara teratur.

Sedangkan pada wanita yang telah mengalami operasi pengangkatan kandungan dengan pengambilan servik, maka pap smear dapat dilakukan atas petunjuk dokter. Sedangkan pada operasi pengangkatan kandungan namun masih ada servik, pap smear harus tetap dilakukan sampai umur 70 tahun.

Kanker lainnya yang cukup mengancam para wanita adalah kanker ovarium. Deteksi kanker ovarium melalui skrening yang rutin dan pemeriksaan kandungan bila memungkinkan dengan penambahan ultrasonografi transvaginal maupun pemeriksaan tumor marker seperti Ca 125 merupakan pelengkap program ini. (ika/bbs)

Makanan Pencegah Kanker

Jika sejak dini kita mulai mencegah timbulnya kanker, maka tidak susah sesungguhnya kanker hingga di tubuh kita. Satu dari sekian cara yang mampu mencegah keberadaan kanker adalah dengan mengkonsumsi beberapa bahan makanan tertentu yang mampu melindungi tubuh dari kanker.

Beberapa jenis bahan makanan tersebut antara lain:

-Gandum

Setiap ½ gelas gandum setara dengan 10 gr dari kebutuhan serat yang digunakan untuk menurunkan tingkat estrogen dalam tubuh. Estrogen sendiri jika semakin tinggi kadarnya dalam tubuh, dapat semakin merangsang pertumbuhan kanker payudara. Konsumsi gandum berbentuk sereal bisa dilakukan dengan segelas susu setiap pagi.

-Ikan Salmon dan Tuna

Ini dikarenakan kedua ikan tersebut mengandung zat omega-3

-Wortel dan Bayam

Wanita yang tidak pernah mengkonsumsi wortel dan bayam, berisiko

terkena kanker payudara dua kali lebih besar, dibanding mereka yang sering

mengkonsumsi kedua jenis sayuran itu.

-Yoghurt

Yoghurt dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara, terutama dalam jumlah yang cukup banyak.

-Susu Kedelai

Salah satu zat yang terkandung di dalam susu kedelai murni ternyata dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebesar 28 persen jika dibandingkan dengan yang terdapat pada kacang kedelai olahan.

-Jus Jeruk

Jus jeruk bisa memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara sampai 50%. (net)

Stroke

STROKE atau disebut juga serangan otak, terjadi ketika aliran darah menuju ke otak terganggu atau terhenti. Stroke terdiri atas dua jenis yaitu ischemic stroke yang disebabkan oleh membekunya darah sehingga menyumbat pembuluh darah otak dan hemorrhagic stroke yang terjadi ketika pembuluh darah otak pecah sehingga darah menggenangi jaringan di sekitarnya.

Ketika stroke menyerang, sel-sel otak menjadi mati karena aliran oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh otak untuk bisa berfungsi terhenti. Sekitar 80% dari stroke merupakan jenis ischemic stroke dan sisanya adalah hemorrhagic stroke. Orang yang menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi serta perokok mempunyai kemungkinan besar untuk terkena stroke.

Karena stroke menyerang otak, orang yang terkena stroke biasanya tidak segera menyadarinya. Orang lain barangkali mengira orang yang terkena stroke sedang dalam keadaan bingung. Ciri-ciri serangan stroke bisa diketahui karena ciri-ciri tersebut bisa dilihat atau dirasakan dengan cepat.

Ciri-ciri tersebut antara lain:

* Mati rasa di wajah, tangan atau kaki (khususnya pada satu sisi dari tubuh).

* Bingung, kesulitan berbicara atau kesulitan mengerti kata-kata.

* Gangguan penglihatan pada satu atau kedua mata.

* Pusing, kesulitan berjalan serta kehilangan keseimbangan atau koordinasi.

* Sakit kepala yang luar biasa tanpa diketahui penyebabnya.



Penderita stroke mempunyai kemungkinan sembuh lebih besar, jika ada orang lain yang mengetahui ciri-ciri tersebut di atas dengan cepat serta langsung melarikan si penderita ke dokter atau rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Semakin lama aliran darah terhenti mengalir ke otak, semakin besar potensi penderita untuk mengalami kerusakan permanen.

Walaupun stroke merupakan penyakit otak, serangan stroke bisa berakibat di bagian tubuh lainnya. Efek dari stroke bervariasi mulai dari ringan hingga berat, tergantung dari tipe atau jenis stroke dan area otak yang terkena. Orang yang terkena stroke mungkin menderita kelumpuhan, mati rasa, kesulitan berbicara dan berpikir serta gangguan emosi.

Penderita stroke memerlukan terapi fisik untuk memulihkan kekuatan dan mobilitasnya. Mereka juga perlu memperoleh terapi untuk melatih agar mereka mampu melakukan kegiatan sehari-hari tanpa bantuan orang lain semisal makan, berpakaian, pergi ke kamar mandi, dan sebagainya. Bagi mereka yang mengalami kesulitan membaca, berbicara dan menyusun kata-kata, speech therapy diperlukan.