Tinggi di Musim Pancaroba
BANYAK anggapan di balik penyakit cacar air (Varicella) yang ada benarnya. Misalnya orang hanya sekali saja seumur hidupnya mengalami penyakit yang satu ini karena adanya sistem kekebalan tubuh. Memang normalnya demikian, kecuali pada orang yang mempunyai tingkat kekebalan rendah (Immuno Compromise) seperti penderita HIV, kencing manis, kanker dan sebagainya. Hal tersebut dikemukakan dr. AAGP. Wiraguna, Sp.KK dari SMF Kulit dan Kelamin RS Sanglah.
Lebih lanjut dijelaskan, cacar air disebabkan virus varicella zoster. Virus ini ditularkan melalui udara. Gejalanya, adanya bintil berair (vesikula) yang menyebar ke seluruh tubuh. Bintil ini bisa mengenai semua bagian tubuh, termasuk kepala bahkan tenggorokan sehingga penderita jadi susah menelan. Karena penyakit ini disebabkan virus yang tidak bisa dibunuh bahkan bisa menyerang hingga paru-paru, penanganan yang dilakukan berdasarkan gejalanya.
Misalnya dengan meningkatkan daya tahan tubuh, minum vitamin C, jaga hingga kulit kering baru diberi bedak. Ditambahkannya, satu kesalahan yang sering dilakukan kepada penderita cacar adalah memandikan pasien saat suhu tubuhnya masih panas. Padahal kulit pasien harus kering dulu. ''Banyak masyarakat memandikan penderita cacar dengan air bunga. Itu sebenarnya bertujuan menghilangkan bau badan penderita karena selama sakit tidak bisa mandi,'' jelasnya. Kesalahan lain, kata dia yakni mengutak atik wajah yang terkena cacar. Ini bisa mengakibatkan efek komplikasi sehingga saat sembuh muka menjadi bopeng.
Padahal seharusnya, kalau sudah sembuh, tidak boleh bopeng. ''Ya, kalau tampak bekas-bekas hitam masih wajarlah,'' ujar dokter yang ramah ini. Memang tidak ada cara menyembuhkan penyakit yang satu ini. Yang bisa dilakukan hanya mempercepat penyembuhan dengan memberikan obat anti virus.
Menurutnya virus Varicella akan selalu ada dalam tubuh, berada di tulang belakang. Reaktivasi virus ini dikenal dengan istilah herpes zoster atau yang dikenal masyarakat Bali dengan istilah penyakit tilas.
Ditambahkan Wiraguna, penyakit ini relatif tinggi terjadi pada peralihan musim atau pancaroba. Bagaimana mencegahnya?Ia menganjurkan, bila ada anggota keluarga menderita penyakit cacar air, usahakan tidak melakukan aktivitas bersama dengannya. Tanpa bermaksud mengucilkan, sebaiknya pasien tidur dalam kamar terpisah, tidak mamakai satu handuk bersama dan yang paling penting jaga kondisi badan.

0 komentar:
Posting Komentar