klik link di bawah ini..

Senin, 12 Mei 2008

KANKER

Orang Inggris menyebutnya CANCER. Kita menyebutnya KANKER. Kata Cancer
mengingatkan kita pada salah satu bintang Horoskop untuk yang lahir
tanggal 23 Juni – 23 Juli. Simbolnya adalah kepiting. Dalam Ilmu
Penyakit (Patologi) kanker adalah neoplasma yang ganas. Neoplasma adalah
perbanyakan, pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang abnormal,
mungkin tidak terkendalikan oleh mekanisme fisiologis yang ada dalam tubuh
kita. Kanker dapat meluas ke jaringan sekitarnya yang terdekat, atau
bahkan ke bagian tubuh lain yang jauh dari kanker itu berada. Memang,
kalau seluruh tubuh suatu kanker itu dapat diambil, tubuh kanker beserta
akar-akarnya itu mirip seekor kepiting.

Kanker dibedakan dengan TUMOR. Tumor adalah neoplasma yang jinak. Dalam
batas-batas tertentu, tubuh masih mampu membatasi pertumbuhan dan
perkembangan neoplasma itu, misalnya dengan membentuk kapsul atau dinding
pembatas yang tegas antara tumor dan jaringan sehat di sekitarnya. Secara
awam, pengertian tumor sama dengan benjolan abnormal yang terjadi pada
atau dalam tubuh kita. Misalnya, benjolan akibat trauma kena pukul,
terbentur sesuatu, pendarahan bawah kulit dan sebagainya.

Jenis-jenis kanker sangat banyak. Penyakit ini diklasifikasikan dan
diberi nama menurut acuan Internasional. Misalnya dengan sebutan
‘Karsinoma’ untuk kanker pada sel-sel kelenjar kulit dan sebagainya, contoh
: Carcinoma mammae untuk kanker payudara. Untuk sel-sel jaringan kanker
diberi sebutan ‘Sarcoma’, contoh : jaringan tulang dan jaringan
linfatik, masing-masing dinamakan osteosarkoma dan limfosarkoma. Ada juga
nama khusus misalnya Leukimia untuk kanker darah.

Kriteria diagnostik kanker ditetapkan atas dasar gambaran klinis,;
keluhan dan gejala-gejala, serta gambaran anatomiknya yang tentu beragam
berdasarkan jenis dan lokasi kanker.; berat-ringan dan komplikasi
penyakit. Gambaran patologis anatomik meliputi gambaran makroskopik yaitu
berupa benjolan abnormal pada permukaan atau di dalam tubuh yang tidak
jelas batas-batasnya, tidak terbungkus dalam kapsul. Diagnostik pasti
mungkin diperoleh setelah dilakukan biopsi dan kemudian diproses dan
diperiksa secara mikroanatomik. Misalnya, dibawah mikroskop terlihat ada
sel-sel kanker tampak tidak khas bentuknya, terkesan kehilangan kemampuan
dalam berdiferensiasi dan tidak menentu arah perluasannya. Selain itu,
kanker sering mengalami metastasis yaitu meluas ke bagian tubuh lain
lewat peredaran darah. Diagnosis kanker dapat lebih cepat dilakukan dengan
bantuan pemeriksaan cairan tubuh, darah dan sebagainya untuk
jenis-jenis kanker tertentu.

Penyebab kanker sangat bermacam-macam, sebagian besar sulit atau tidak
dapat ditetapkan secara pasti. Kelompok penyebab kanker yang dikenal,
yaitu :
1. Karsinogen bahan kimia
2. Virus onkogenik
3. Energi radiasi
4. Karsinogen

Karsinogen kimia utama meliputi karsinogen langsung. Seperti
dimetilsufat, sejumlah obat-obat anti kanker, dan sebagainya. Ada bahan
prokarsinogen yang memacu secara tidak langsung terjadinya sel-sel kanker,
dan
ada bahan tumbuhan alam dan hasil mikroba, pemacu kanker misalnya
alfatoksin B1, kacang betel, dsb. Bahan kimia utama lain adalah insektisida,
fungisida, vinil klorida, dll. Sejumlah virus mungkin dapat menyebabkan
kanker misalnya virus DNA, Virus Herpes dan Virus Hepatitis B. energi
radiasi sinar dan juga bahan-bahan tertentu dapat menginduksi terjadinya
sel-sel kanker, misalnya : sinar UV, sinar-X, pemecahan nuklir dan
radionuklida. Jadi kita ini berada dalam lingkungan yang bisa menyebabkan
kanker!

Tidak semua orang dapat terkena kanker. Ada faktor-faktor resiko yang
memungkinkan seseorang terkena kanker, yaitu : terkena paparan
karsinogen dari 4 kelompok tersebut dalam jangka waktu panjang, ada faktor
genetik atau famili, ditambah dengan faktor stress berkepanjangan. Dengan
diketahuinya penyebab dan faktor-faktor resiko tersebut, tindakan
pencegahan dan kewaspadaan dini lebih mudah dilakukan. Minimal stadium dini
penyakit kanker dapat dideteksi untuk secepatnya dilakukan tindakan
terapetik.

Secara medis, tindakan terapetik meliputi berbagai pilihan. Tindakan
bisa spesifik dengan khemoterapi atau obat-obat kimia. Terapi kanker ada
yang tidak spesifik benar, misalnya dengan radiasi atau pembedahan.
Kombinasi keduanya, khemoterapi dan radiasi atau pembedahan mungkin juga
dilakukan sesuai indikasinya.
Selain itu, terapi gizi yang sifatnya suportif untuk meningkatkan daya
tahan tubuh juga secara langsung membantu penyembuhan dan pemulihan
kesehatan penderita. Terapi ini juga meminimalkan efek samping dari terapi
medis serta dapat mempercepat penyembuhannya.

0 komentar: